Leadership dalam bisnis
—Local Oriented ke
Global Orinted
—Think Globally, Act Locally
—Suistainable
Competitive Advantage
—Leadership in A Rapidly Changing World : Kemampuan untuk merealisasikan potensi yang
ada pada “pengikutnya” dan mengarahkan keterampilan, pengetahuan dan kemampuan dari kelompoknya untuk menghasilkan “sesuatu”
yang pasti
KEPEMIMPINAN :
PROSES
MENDORONG ORANG DAN MEMBANTU ORANG LAIN UNTUK BEKERJA DENGAN ANTUSIAS MENCAPAI
TUJUAN.
KETRAMPILAN YANG DIMILIKI PEMIMPIN
* Ketrampilan teknis (technical skill)
* Ketrampilan manusia (human skill)
*
Ketrampilan konsep (conceptual
skill)
Karakteristik CEO yang Berhasil
—Visioner
—Percaya diri yang kuat dan mempercayai orang lain
—Mengkomunikasikan ekspektasi kinerja dan standar yang
tinggi
—Menjadi teladan bagi visi, nilai-nilai dan standar perusahaan
—Menunjukkan pengorbanan diri, kemauan kuat, keberanian dan konsistensi
Karakteristik Kepemimpinan
—Kepemimpinan Transaksional
—Kepemimpinan Transformasional
—Kepemimpinan Visioner
—Contoh kepemimpinan transformasional :
Jack
Welch-General Electric; Lou Gertsner-IBM, Robby Johan-Bank Mandiri, Abdulgani Saidan-Garuda
Indonesia, Syamsul Kadir-Pegadaian dll
Kepemimpinan Transaksional
—Kepemimpinan yang
menekankan pada tugas yang
diemban bawahan.
—Lebih difokuskan pada peranannya sebagai manajer karena ia sangat terlibat dalam aspek-aspek prosedural manajerial yang metodologis dan fisik.
—Tidak mengembangkan pola hubungan laissez
fair
atau membiarkan personel menentukan sendiri pekerjaannya karena dikhawatirkan dengan keadaan personel yang
perlu pembinaan, pola ini dapat menyebabkan mereka menjadi pemalas dan tidak jelas apa yang
dikerjakannya.
—Dalam kontrak kerja disepakati bersama reward dan punishment
Kepemimpinan Transformasional
—Didasarkan pada kebutuhan akan penghargaan diri, tetapi menumbuhkan kesadaran pada pemimpin untuk berbuat yang terbaik sesuai dengan kajian perkembangan manajemen dan kepemimpinan yang
memandang manusia, kinerja, dan pertumbuhan sebagai sisi yang
saling berpengaruh.
—Burn (1978) menyatakan bahwa pada kepemimpinan ini, “para pemimpin dan pengikut saling menaikkan diri ke tingkat moralitas dan motivasi yang
lebih tinggi.
Konsep Kepemimpinan Visioner
—Harus memahami karakteristik dan unsur visi
—Harus memahami tujuan visi.
—Visi adalah suatu gambaran mengenai masa depan yang kita inginkan bersama.
—Visi adalah daya pandang jauh ke depan, mendalam dan luas yang merupakan daya pikir abstrak yang memiliki kekuatan amat dahsyat dan dapat menerobos segala batas-batas fisik, waktu, dan tempat (Gaffar, 1995:22)
—Visi adalah pandangan yang merupakan kristalisasi dari intisari kemampuan
(competency), kebolehan
(ability), dan kebiasaan
(self efficacy) dalam melihat, menganalisis dan menafsirkan.
—
Karakter dan ciri-ciri visi
—Memperjelas arah dan tujuan
—Mudah dimengerti dan diartikulasikan
—Mencerminkan cita-cita tinggi dan menetapkan
standard of excellence.
—Menumbuhkan inspirasi, semangat, kegairahan, dan komitmen
—Menciptakan makna bagi anggota organisasi
—Merefleksikan keunikan atau keistimewaan organisasi
—Menyiratkan nilai-nilai yang
junjung tinggi oleh organisasi
—Kontekstual
Unsur-unsur visi
—Basic value (nilai-nilai dasar atau falsafah yang dianut)
—Mission (operasional dari visi yang merupakan pemikiran seseorang tentang organisasinya, meliputi pertanyaan; mau menjadi apa organisasi ini dikemudian hari dan akan berperan sebagai apa?
—Objective (tujuan-tujuan yang
merupakan arah ke mana organisasi di bawa yang
meliputi pertanyaan, mau menghasilkan apa, untuk siapa, dan dengan mutu yang
bagaimana?
Tujuan visi
—Memperjelas arah umum perubahan kebijakan organisasi
—Memotivasi karyawan untuk bertindak dengan arah yang benar
—Membantu proses mengoordinasi tindakan-tindakan tertentu dari orang yang
berbeda-beda.
—Menyelesaikan masalah-masalah yang
dihdapi organisasi melalui pendekatan yang
mendasar
—Memberikan jaminan bagi kelangsungan hidup dan perkembangan organisasi
Tahapan Penciptaan Visi
—Trend watching, adalah kemampuan tingkat tinggi dalam penciptaan visi, yaitu kemungkinan-kemungkinan yang
terjadi di masa yang
akan datang melalui kepiwaiannya dalam bidang yang
digeluti serta kepekaan terhadap
signal-signal alam dan perubahannya.
—Envisioning, adalah kemampuan pimpinan untuk merumuskan visi berdasarkan hasil pengamatan
trend perubahan yang
akan terjadi dimasa yang
akan datang.
Transformasi Visi
—Merupakan kemampuan membangun kepercayaan melalui komunikasi yang intensif dan efektif sebagai upaya shared vision pada
stakeholders sehingga diperoleh
sense of belonging dan
sense of ownership.
—Visi mesti ditransformasikan dengan melakukan upaya berbagi visi dan diharapkan terjadi difusi visi dan menimbulkan komitmen seluruh
personal.
Dalam proses tranformasi ini kadang visi suatu organisasi gagal karena antara
lain: kerancuan visi dan misi, visi tersebut tidak didambakan, tidak mencerminkan penderitaan dan harapan, tidak diyakini dapat dicapai, tidak fleksibel, dan tidak didukung oleh strategi organisasi Implementasi visi
—Merupakan kemampuan pemimpin dalam menjabarkan dan menerjemahkan visi dalam tindakan.
—Visi merupakan peluru bagi kepemimpinan visioner.
—Visi berperan dalam menentukan masa depan organisasi apabila diimplementasikan secara konprehensif.